Pemasaran Media Sosial

Perkembangan teknologi internet saat ini sangan membantu perusahaan dalam melakukan pemasaran produknya salah satunya melalui jejaring sosial atau media sosial. Media sosial memiliki peluang besar untuk membangun hubungan yang signifikan dan menciptakan cara interaksi sosial yang ditentukan melalui pertukaran dinamis antar anggotanya.  Media sosial sedang booming dalam hal jumlah dan variasi platform dan pengguna.

Dengan demikian, platform audiovisual seperti YouTube, Vimeo dan SoundCloud dapat ditemukan; platform gambar seperti Flikr, Picassa, Pinterest atau Instagram; jejaring sosial umum seperti Facebook, Twitter, Google+ atau jejaring sosial khusus seperti LinkedIn; agregator berita atau bookmark seperti Digg atau Delicious; blog; dan wiki, dll., sebuah arena digital luas di mana mereka menjadi pemenang Web baru. Penetrasi internet dan demokratisasi beberapa teknologi informasi dan komunikasi telah mendukung terciptanya World Wide Web dengan arus informasi yang konstan.

Dalam hubungan sosial digital ini, setiap pengguna atau node dapat menjadi produsen konten. Fitur-fitur ini bertujuan untuk menciptakan komunitas dengan menghubungkan pengguna, yang dapat berinteraksi, berdiskusi, menawarkan wawasan atau pengetahuan. Teknologi dalam hal platform ini juga harus fleksibel dan kondusif untuk pertukaran informasi. Artinya standar web gratis; dan arsitektur modular yang mengarah pada aplikasi yang kompleks namun efisien biasanya disukai, Campos-Freire F (2008).

Meskipun gagasan tentang jejaring sosial bukanlah hal yang baru, ia telah mencapai tingkatan baru, berkat penetrasi Web dan konektivitas. Jejaring sosial telah berkembang melalui platform yang menunjukkan berbagai jenis fungsi, tetapi fitur-fiturnya sama.

Intinya, pengelola jaringan sosial adalah layanan yang memungkinkan individu membuat profil publik atau semipublik dalam sistem tertutup, mengartikulasikan daftar pengguna lain yang berbagi koneksi dengan mereka, dan menggunakan daftar pengguna tersebut, serta node lain dalam sistem. Sifat dan nomenklatur koneksi tersebut dapat bervariasi dari satu situs ke situs lainnya, Boyd DM, Ellison NB (2007).

Platform semacam itu menjadi wadah konten karena memberikan ruang dan alat bagi pengguna yang memainkan peran yang semakin aktif. Dalam hal ini, merek dan organisasi harus menjadi bagian dari percakapan sosial dan menggunakan saluran interaktif untuk mendengarkan penggunanya, yang berbagi perspektif, wawasan dan pengetahuan, atau menghasilkan nilai melalui pengembangan konten.

Pengertian Media Sosial

Media sosial dapat dipahami sebagai suatu platform digital yang menyediakan fasilitas untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di media sosial, misalnya yaitu melakukan komunikasi atau interaksi hingga memberikan informasi atau konten berupa tulisan, foto dan video. Berbagai informasi dalam konten yang dibagikan tersebut dapat terbuka untuk semua pengguna selama 24 jam penuh.

Media sosial sendiri pada dasarnya adalah bagian dari pengembangan internet. Kehadiran beberapa dekade lalu telah membuat media sosial dapat berkembang dan bertumbuh secara luas dan cepat seperti sekarang. Hal inilah yang menjadikan semua pengguna yang tersambung dengan koneksi internet dapat melakukan proses penyebaran informasi atau konten kapan pun dan di mana pun.

Media sosial sebenarnya dapat disebut sebagai salah satu fenomena populer yang banyak menarik perhatian orang-orang. Dalam beberapa karyanya, para ahli telah memberikan berbagai definisi tentang teknologi yang selalu dibutuhkan masyarakat sekarang ini. Berikut ini adalah pengertian media sosial menurut pendapat para ahli, diantaranya yaitu:

  • B.K. Lewis (2010) dalam karyanya yang berjudul Social Media and Strategic Communication Attitudes and Perceptions among College Students yang terbit pada tahun 2010 menyatakan, bahwa media sosial merupakan suatu label yang merujuk pada teknologi digital yang berpotensi membuat semua orang untuk saling terhubung dan melakukan interaksi, produksi dan berbagi pesan.
  • Selanjutnya, Chris Brogan (2010) dalam bukunya yang berjudul Social Media 101: Tactics and Tips to Develop Your Business, menyebutkan bahwa media sosial adalah suatu perangkat alat komunikasi yang memuat berbagai kemungkinan untuk terciptanya bentuk interaksi gaya baru.
  • Sementara itu, Dave Kerpen (2011) dalam bukunya yang berjudul Likeable Social Media yang terbit pada tahun 2011 mengemukakan bahwa media sosial memiliki definisi sebagai suatu tempat kumpulan gambar, video, tulisan hingga hubungan interaksi dalam jaringan, baik itu antar individu maupun antar kelompok seperti organisasi.

Jenis Media Sosial

Kebutuhan yang tinggi, menjadikan banyak media sosial baru yang bermunculan dan bersaing menarik minat dan perhatian dari para pengguna. Perkembangan media sosial juga sangat cepat, banyak platform media sosial yang dulu sangat diminati, sekarang perlahan telah menghilang, atau diakuisisi oleh pihak yang lebih besar. Berikut ini adalah berbagai layanan dan jenis media sosial yang sangat populer di tengah masyarakat, diantaranya yaitu:

1. Layanan Blog

Layanan blog pada dasarnya dapat dipahami sebagai jurnal pribadi yang ada internet. Salah satu jenis media sosial ini memiliki fungsi untuk membagikan catatan atau pandangan penggunanya tentang berbagai isu tertentu. Pengguna media sosial jenis ini biasanya disebut sebagai narablog atau blogger. Contoh media sosial layanan blog yaitu seperti: WordPress, Blogger.

2. Layanan Jejaring Sosial (Social Network)

Layanan jejaring sosial atau biasa disebut juga dengan social networks merupakan salah satu jenis media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat di berbagai belahan dunia saat ini. Salah satu jenis media sosial ini memiliki fungsi sebagai tempat berkumpulnya banyak orang untuk saling bersosialisasi. Dalam layanan ini, pengguna biasanya saling mengirim pesan, informasi, foto, hingga video. Contoh media sosial layanan jejaring sosial adalah Facebook dan Linkedin.

3. Layanan Blog Mikro (Microblogging)

Jenis media sosial berikutnya adalah layanan blog mikro atau biasa disebut juga dengan microblogging. Meskipun memiliki layanan dan kegunaan yang hampir sama dengan blog, tetapi jenis media sosial ini menyajikan halaman yang lebih ringkas. Hal ini membuat layanan mikro blog memiliki kecepatan yang lebih baik dibandingkan layanan blog. Salah satu contoh layanan blog mikro adalah Twitter.

4. Layanan Berbagi Media (Media Sharing)

Jenis media sosial selanjutnya yang perlu Kamu tahu adalah layanan berbagi media atau biasa disebut juga dengan media sharing. Apabila Kamu sering menghabiskan waktu santai atau waktu belajar melalui platform sosial media YouTube atau Soundcloud. Maka, Kamu sebenarnya telah terbiasa menggunakan layanan berbagi media ini. Salah satu jenis media sosial ini pada dasarnya memang memiliki fokus utama untuk membuat penggunanya saling berbagi konten media seperti foto, audio, atau video. Salah satu contoh lain dari layanan berbagi media, yaitu Instagram, Flickr, dan lain sebagainya.

5. Layanan Kolaborasi

Jenis media sosial berikut adalah layanan kolaborasi. Layanan kolaborasi ini sendiri digunakan untuk membuat pengguna saling mengajak pengguna yang lain untuk menciptakan suatu kontribusi. Tidak hanya mengajak, dalam layanan kolaborasi ini, pengguna biasanya diperbolehkan untuk membuat konten sekaligus melakukan koreksi terhadap isi konten dari ‘anggota’ dari situs tersebut.

Salah satu contoh layanan kontribusi yang paling populer saat ini adalah Wikipedia. Wikipedia sendiri merupakan sebuah proyek ensiklopedia multibahasa dalam jaringan yang dioperasikan secara bebas dan terbuka. Layanan kontribusi ini dijalankan oleh Wikimedia Foundation, yang merupakan salah satu organisasi nirlaba yang terletak di Florida, Amerika Serikat.

5. Layanan Forum

Jenis media sosial yang terakhir ini memang dikenal memiliki bentuk yang klasik. Jenis layanan forum ini dapat dikatakan sebagai salah satu jenis media sosial yang telah lama muncul dan dikenal luas sejak lama. Layanan forum sendiri dapat digunakan pengguna sebagai tempat untuk membincangkan berbagai hal atau topik secara spesifik bersama pengguna lain dalam suatu ruang diskusi. Contoh media sosial layanan forum yaitu Kaskus, Quora, dan lain sebagainya.

[su_box title=”Author – Suworo, S.Si.,M.M.”]Saat ini penulis adalah Dosen Manajemen Universitas Pamulang Tangerang Selatan dan di amanahi sebagai Manajer Marketing di Pesantren Al Wafi Islamic Boarding School Depok.[/su_box]

Scroll to Top