Dunia terus bergerak, dan perubahan kini berlangsung dalam kecepatan yang tak lagi dapat diukur dengan hitungan waktu biasa. Perkembangan ilmu pengetahuan melesat menembus batas ruang dan peradaban, menciptakan era baru yang menuntut manusia untuk terus belajar dan beradaptasi. Teknologi bukan hanya menjadi alat, tetapi telah menjelma sebagai bagian penting dari denyut kehidupan modern.
Artificial Intelligence (AI) hadir sebagai bukti nyata betapa inovasi dapat menggeser banyak peran manusia. Ia mendobrak batas kemampuan akal, sekaligus menghadirkan tantangan bagi umat untuk tetap memiliki arah, nilai, dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi. Dalam dunia yang terus terdigitalisasi, manusia tetap membutuhkan kompas moral iman dan akhlak sebagai penuntun langkah.
Di tengah derasnya arus globalisasi yang mengubah wajah pendidikan, sembilan tahun lalu lahir sebuah ikhtiar besar dari para insan visioner. Berawal dari gagasan mulia untuk menghadirkan generasi yang tidak hanya melihat dunia melalui sains dan teknologi, tetapi juga melalui cahaya wahyu yang mencerahkan akal dan jiwa. Mereka memahami bahwa masa depan menuntut keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual.
Gerakan peradaban itu dipimpin oleh seorang tokoh yang memiliki rekam jejak keilmuan kuat Dr. Ali Saman Hasan, Lc., M.A., LL.M., alumnus Universitas Islam Madinah. Bersama para pendiri lainnya, beliau tidak sekadar membangun sekolah, tetapi merancang masa depan. Mereka melahirkan sebuah lembaga pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, akhlak, dan globalisasi dalam satu kesatuan yang utuh, dibangunlah pesantren modern yang siap mengantarkan umat menuju kejayaan peradaban Islam di kancah dunia.
21 Desember 2016: Lahirnya Pesantren Masa Depan
Tanggal itu menjadi saksi lahirnya Al Wafi Islamic Boarding School (IBS) lembaga pendidikan yang membawa semangat pembaruan. Sebuah pesantren yang tidak hanya mengajarkan hafalan dan disiplin, tetapi juga menanamkan adab, nalar kritis, dan visi dunia.
Al Wafi hadir dengan cita-cita besar: mencetak generasi yang berilmu seperti ulama, berakhlak seperti salihin, dan berwawasan global seperti pemimpin dunia.
Perjalanan Menjadi Lembaga Internasional
Tahun demi tahun, Al Wafi menapaki tangga kemajuan. Dari ruang kelas sederhana, lahir inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi. Dari lingkungan pesantren, muncul generasi yang menembus universitas dunia.
Berbagai kolaborasi internasional dibangun dengan lembaga pendidikan dari Timur Tengah, Asia, hingga Eropa.
Dan pada November 2024, satu babak sejarah baru dimulai.
Nama Al Wafi Islamic Boarding School resmi berubah menjadi Al Wafi International Islamic Boarding School (IIBS) sebuah simbol bahwa pesantren ini telah menembus batas lokal dan melangkah mantap di panggung global.
Prestasi santri Tingkat global
Langkah besar itu tidak lahir tanpa hasil. Hari ini, Al Wafi International Islamic Boarding School (IIBS) berdiri sebagai bukti nyata bahwa pesantren Indonesia mampu berkompetisi di level dunia. Jejak prestasi santri dan alumninya telah menembus berbagai kampus ternama mancanegara, mulai dari Universitas Islam Madinah di Arab Saudi, Al Azhar University di Kairo Mesir, hingga universitas unggulan di Turki, Yordania, Qatar, Malaysia, kawasan Asia Tenggara, serta sejumlah kampus bereputasi di Eropa pada bidang sains dan studi keislaman. Mereka tidak hadir sekadar sebagai mahasiswa, tetapi sebagai duta peradaban menampilkan wajah Islam Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan siap bersaing secara global. Selain itu, santri Al Wafi juga menorehkan prestasi di tingkat dunia pada bidang sains; pada tahun 2025, delegasi terbaik Al Wafi mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Olimpiade Kimia Internasional di kawasan Timur Tengah dan berhasil mengharumkan nama bangsa.
21 Desember 2025: Sembilan Tahun Perjalanan Peradaban
Tahun 2025 menjadi momentum refleksi dan kebangkitan.
Sembilan tahun perjalanan bukan sekadar hitungan waktu, tetapi jejak peradaban yang dibangun dengan iman, ilmu, dan pengorbanan.
Al Wafi IIBS kini berdiri sebagai ikon pesantren modern berkelas dunia, yang tetap kokoh menjaga nilai-nilai Islam, sambil terus mengembangkan sains, teknologi, dan karakter global.
Dari Depok, cahaya ilmu itu menyala menyinari Indonesia dan dunia.
Dari Al Wafi, lahir generasi yang berpikir global, berjiwa Qurani, dan berakhlak Rabbani.
—
🕊️ “Al Wafi IIBS — Integrating Knowledge, Faith, and Global Civilization.”
21 Desember 2016 – 21 Desember 2025 Sembilan Tahun Membangun Peradaban Global Berbasis Pesantren



